Mamaaaaaaaaaa........................................
Mama..........
mengapa begitu cepat kau tinggalkan aku mama
aku yang masih butuh bimbingan mu
adik- adikku yang masih butuh kasih sayang mu
papaku yang masih membutuhkan mu
kakak ku yang ingin anaknya bermain dengan mu
kami semua yang ingin selalu berkumpul dengan mu
saat puasa, lebaran, ingin selalu kami bersama mu mama
dan aku
aku
aku
aku............
aku yang masih muda belia ini
di tinggal mama
dengan adik- adik ku yang masih kecil
Dian, Riva....
bagaimana nanti kalau mereka besar
mba...........
mama mana?
aku mau jawab apa mama?
aku tidak tahan dengan semua ini
mama.................
mama..................
yang tersisa hanya batu nisan mu di tempat kau bersemayam
aku hanya bisa melihat kau di masukan ke liang lahat
ditutup dengan kayu, daun, klasa, ...
aku tidak tahan lagi........
aku menangis
hampir saja aku pingsan
aku mundur dari pemakaman mu
aku tidak kuat
tidak kuat melihat mama meningalkanku
saat terakhir ku melihat mama
di makamkan
mama
mama
mama
mamaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
R. Meilani
Tegal, 11 April 2009